Tak perlu kau tanya
sejak kapan diriku menunggu
cukup aku dan diriku yang mengetahuinya
Apakah penantian itu tertuju untukku?
Tanya-nya dan aku diam
Mengapa kau tak mengatakan penantianmu kepadaku?
karena aku lelah
Lelah mengapa?
ya aku lelah,apabila penantianku
tak sesuai dengan penghrapanmu
Aku memilihmu untuk menjadi hatiku
Aku memilihmu untuk menjadi tawaku
Aku memilihmu untuk menjadi hidupku
Mengapa kau tak cari yang lain?
..........
Semudahnya itu kau bicara seperti itu kepadaku?
Tak tahu kah kau berapa hati yang kulewati
Hanya untuk singgah di hatimu
Apakah benar itu?
Itu nyata
Kadang aku tak tahu menggambarkannya
dan menurutku ini lebih dari dimensi
ini nyata senyata diriku padamu
Bogor, "Aku Untukmu"
Elvira Nathasya Aulya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar